30.3.09

Perkembangan Bayi

0 komentar
Bayi dan anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda. Namun demikian, ada rentang waktu umum yang perlu diperhatikan untuk memberikan peringatan kepada anda, apakah bayi/anak anda tumbuh dan berkembang dengan normal dan sempurna.

Tanda-tanda peringatan yang disampaikan disini adalah tanda-tanda adanya keterlambatan perkembangan pada fisik dan kemampuan bahasa/komunikasi anak anda.

Untuk keterlambatan kemampuan bahasa ini juga sangat berhubungan erat dengan perkembangan kemampuan pendengarannya. Artinya, apabila anda menemukan tanda-tanda keterlambatan perkembangan pada anak anda, maka ada kemungkinan perkembangan pendengaran anak anda terganggu.

Perlu diingat disini bahwa pada bayi yang lahir prematur, pertumbuhannya bisa mengalami keterlambatan beberapa minggu atau bulan dari bayi yang lahir normal.

Untuk membantu anda mengamati pertumbuhan dan perkembangan anak anda, daftar berikut ini dapat dijadikan referensi umum. Apabila ada salah satu hal didalam daftar tersebut terjadi pada anak anda, anda perlu melakukan konsultasi lebih jauh dengan dokter anak anda. List tanda peringatan ini dirangkum dari berbagai sumber.

Tanda peringatan perkembangan Bayi

Usia 0 - 6 bulan

Perkembangan fisik

  1. Pada usia 2 bulan, anak anda tidak mampu menahan kepalanya pada saat anda mengangkatnya, serta kelihatan lemah/terkulai.
  2. Pada usia 3 bulan, anak anda mengencangkan atau menyilangkan kakinya ketika anda mengangkat badannya.
  3. Pada usia 3 atau 4 bulan, anak anda tidak bisa menahan kepalanya dengan baik.
  4. Pada usia 4 bulan, anak anda tidak bisa atau tidak ingin memegang mainan, tidak berusaha memasukkan benda ke dalam mulutnya.
  5. Pada usia 4 bulan, anak anda tidak mau mendorong kakinya kebawah pada saat anda meletakkan kakinya di lantai atau di atas meja.
  6. Pada usia 6 bulan, anak anda tidak bisa duduk walaupun anda membantunya.
  7. Setelah usia 6 bulan, anak anda mencoba memegang sesuatu hanya dengan satu tangannya, sedangkan tangan lainnya tetap mengepal.

Perkembangan bahasa

  1. Pada usia 4 bulan, anak anda tidak bisa menirukan suara anda (tidak memberikan response suara terhadap suara yang anda keluarkan).
  2. Pada usia 6 bulan, anak anda tidak mau tertawa atau berteriak.

Usia 6 - 12 BULAN

Perkembangan fisik

  1. Pada usia 7 bulan, anak anda tidak mampu mengontrol kepalanya dengan baik pada saat anda meletakkannya pada posisi duduk.
  2. Pada usia 7 bulan, anak anda tidak mau menjangkau sesuatu benda.
  3. Pada usia 7 bulan, anak anda tidak bisa memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya.
  4. Pada usia 8 bulan, tidak bisa duduk sendiri.
  5. Pada usia 12 bulan, anak anda belum merangkak. Tetapi perlu diingat, banyak anak yang tidak melalui proses merangkak.
  6. Pada usia 12 bulan, anak anda tidak bisa berdiri walaupun anda membantu untuk memeganginya.

Perkembangan bahasa

  1. Pada usia 9 bulan, anak anda tidak mengeluarkan suaranya untuk mencari perhatian anda.
  2. Pada usia 10 bulan, anak anda tidak memberikan response jika anda memanggilnya
  3. Pada usia 10 bulan, anak anda tidak menunjukkan rasa senang atau marahnya.
  4. Pada usia 12 bulan, anak anda tidak menggunakan lebih dari 2 huruf konsonan (b, c, d, dst.) dalam bicaranya.
  5. Pada usia 12 bulan, anak anda tidak berusaha melakukan komunikasi kepada anda walaupun dia membutuhkan pertolongan Anda.
  6. Pada usia 12 bulan, anak anda tidak menggunakan bahasa isyarat seperti melambaikan tangan, mengangguk atau menggelengkan kepala.

Sumber : Balita Anda

Mengajari anak berbicara

0 komentar
Kemampuan berkomunikasi yang baik berawal dari masa kanak-kanak. Untuk itu, sebagai orangtua anda lah yang bertugas melatih kemampuan berkomunikasi si kecil agar ia dapat berkomunikasi dengan bahasa yang baik. Ajari si kecil untuk mengekspresikan perasaan dan keinginannya menggunakan bahasa yang baik.

Saat anda melihat ia sedang lelah, kesal atau sedih, bicarakan padanya tentang perasaan tersebut, dan bantu ia mengekspresikannya melalui kata-kata. Misalnya anda bisa bertanya padanya "Kamu kesal ya karena tidak bisa meraih mainan itu sendiri? Apa kamu mau mama membantumu mengambilkannya?". Anda juga harus melatihnya untuk meminta tolong pada orang lain dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan, misalnya "tolong bantu aku ya ma", dan sebagainya.

Yang harus anda ingat, bagian terpenting dari "belajar" yaitu dengan melihat dan bermain peran. Gunakan cara tersebut untuk membantu anak anda menggunakan kata-kata yang dapat mencegah reaksi fisik dengan lawan biacaranya seperti memukul, membuang barang-barang, atau marah-marah.

Rubah cara bicara kita

Ada empat kata yang harus kita hindari saat bicara dengan anak, yaitu "nakal", "jelek", "baik","tidak". Sebagai contoh, saat anda hendak memberi pujian padanya, gunakanlah kalimat seperti, "pintar", "pintarnya", "mama suka kamu melakukan itu", ucapan tersebut lebih baik dari pada anda mengucapkan "anak baik". Cobalah merubah kata-kata negatif menjadi kata-kata yang positif, seperti "Jangan berteriak" menjadi "tolong gunakan suara yang pelan saja ya de". Anak-anak sangat suka di mintai tolong, oleh sebab itu ia akan memberi respon positif dengan permintaan anda tersebut.

Bicarakan yang baik-baik

Jika anda ingin membicarakan tentang anak anda pada orang dewasa lain, cobalah bicarakan perilaku baik yang dilakukannya, terutama jika ia berada di dekat anda. Sebaliknya, hindari membicarakan perilaku buruk anak di depan orang lain. Mengakui perilaku baik anak anda di depan orang lain akan membuatnya merasa di hargai, sehingga ia akan meneruskan perilaku baiknya tersebut untuk membuat anda senang padanya.
dan

Pastinya anda merasa senang dan lebih percaya diri saat orang lain memuji anda bukan, sebaliknya anda akan merasa malu dan rendah diri saat orang lain mengeluhkan kejelekan anda. Hal ini juga berlaku bagi anak-anak, menceritakan perbuatan negatifnya di depan orang lain justru akan mengurangi self esteem-nya bahkan hingga bertahun-tahun setelah pembicaraan itu. Jadi, biasakan untuk membicarakan perbuatan baik si kecil pada orang lain di depannya sedini mungkin, agar self esteem mereka terpupuk hingga besar nanti.

Ingatlah bahwa kata-kata positif bisa membangun, sementara kata-kata negatif bisa menghancurkan. Meski masih kecil, perasaan si kecil juga bisa terluka dengan ucapan anda, dan akan sangat sulit untuk menyembuhkan luka hati tersebut.

Sumber : Kafe Balita

Tumbuh Kembang Balita

0 komentar
Orang tua harus memahami tahap-tahap perkembangan anak agar anak bisa tumbuh secara optimal. “Orang tua harus mau repot dan jangan segan memberikan penghargaan jika anak bisa melakukan tugas-tugas perkembangannya,” papar Feiby. Apa saja yang harus dilakukan orang tua?
  • Cari informasi agar bisa lebih memahami perkembangan anak secara mendalam.
  • Beri anak stimulasi yang cukup agar bisa berkembang optimal.
  • Jangan terlalu overprotektif. Beri anak kesempatan. “Kalau memang ia harus jatuh, biarkan. Tentu ini harus didukung lingkungan yang aman. Boleh belajar naik sepeda, tapi tentu tidak di jalan raya yang ramai kendaraan misalnya.” Intinya, siapkan lingkungan yang mendukung bagi anak.
  • Jangan bosan memberikan dukungan atau penghargaan, apa pun bentuknya, karena ini akan membuat anak merasa dihargai. Penghargaan bisa dengan pujian, belaian, pelukan, dan sebagainya.

TAHAPAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA

UMUR MOTORIK KASAR MOTORIK HALUS KOMUNIKASI/BICARA SOSIAL/KEMANDIRIAN
1 bl Tangan & kaki bergerak aktif Kepala menoleh ke samping kanan dan kiri Bereaksi terhadap bunyi lonceng Menatap wajah ibu/pengasuh.
2 bl Mengangkat kepala ketika tengkurap Bersuara Tersenyum Spontan
3 bl Kepala tegak ketika didudukan Memegang mainan Tertawa/Berteriak Memandang tangannya
4 bl Tengkurap-terlentang sendiri

5 bl
Meraih, menggapai Menoleh ke suara Meraih mainan
6 bl Duduk tanpa berpegangan

Memasukkan biskuit ke mulut
7 bl
Mengambil mainan dengan tangan kanan dan kiri Bersuara ma, ma…
8 bl Berdiri berpegangan
9 bl
Menjimpit
Melambaikan tangan
10 bl
Memukul mainan di kedua tangan
Bertepuk tangan
11 bl

Memanggil Mama, Papa Menunjuk, meminta
12 bl Berdiri tanpa berpegangan Memasukkan mainan ke cangkir
Bermain dengan orang lain
15 bl Berjalan Mencoret-coret Berbicara 2 kata Minum dari gelas
1,5 th Lari naik tanggaMenendang bola Menumpuk 2 mainan Berbicara beberapa kata (mimik, pipis) Memakai sendok, menyuapi boneka
2 th Menumpuk 4 mainan Menunjuk gambar (bola,kucing) Menggabungkan beberapa kata (mama pipis) Menunjuk bagian tubuh (mata, mulut) Melepas pakaian,Memakai pakaian,Menyikat gigi
2,5 th Melompat
Mencuci tangan dan mengeringkan tangan
3 th
Menggambar garis tegak Menyebutkan warna benda, menyebutkan penggunaan benda (gelas untuk minum) Menyebutkan nama temanMemakai baju kaos
3,5 th Berdiri 1 kaki Menggambar lingkaran, menggambar tanda tambah, Menggambar manusia (kepala,badan, kaki)
4 th

Memakai baju tanpa dibantu
4,5 th

Bermain kartu, menyikat gigi tanpa dibantu
5 th

Menghitung mainan

26.3.09

13 bulan

0 komentar
Naik sepeda di rumah uti


...Horee...

Setahun lebih satu bulan usia Mas Bintang, sejak mulai makan nasi lembek aku kenalkan beberapa sayuran, bayam dan wortel. Sayangnya mas Bintang kurang menyukai, mungkin kurang enak yach.. Sejak mas Bintang usia 9 bulan menu makan yang semula nasi tim instan aku ganti dengan menu nasi lembek plus lauk daging, dan tahu. Menu ini selalu aku rolling supaya engga' bosan. Tapi bebrapa minggu ini selera makannya aga' menurun, semula 3 sendok makan nasi lembek plus sayur dan lauk yg selalu tandas tak bersisa, sekarang 2 sendok aja aku harus membujuknya setiap kali menyuapkan. Tapi anehnya kalo makan buah mas Bintang selalu suka, biasanya buah aku buat selingan diantara jam makannya. Pisang, Jeruk, Alpukat selalu habis 1 buah, untuk Pepaya biasanya 2 potong sedang, benar2 berselera. Alhamdulillah sekarang beratnya udah 10 kg dgn panjang 73 cm. Mas Bintang tumbuh dgn sehat dan lincah, meskipun belum bisa berjalan dia selalu suka kalo belajar tetah (berjalan sambil di tetah). Udah bisa mengenal warna, baru 2 warna , merah dan kuning, he..he dan hafal dgn mainannya
Kwek, Nyit-nyit, bola & kubus

ada Miki guling, kwek bebek, bola, kubus dan nyit-nyit kepiting. Setiap akan tidur dia selalu menarikku untuk men-tetah ke kamar, lalu naik ke bed dan memeluk miki guling kesayangan. Hehe..lucu ya.. Ya Allah terimakasih atas keluarga yg aku miliki, berilah kami kesabaran dan kekuatan untuk dapat merawat dan mendidik amanah-Mu putra kami Hilmi Wira Jannata (Mas Bintang) untuk menjadi anak yg soleh dan bermanfaat dalam segala kebaikan, dan semoga kami dapat membina keluarga yg sakinah, mawadah dan warahmah, amin..
 

Cerita Bintang Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez